Postingan

Kamu!

Teruntuk kamu, seseorang yang kutemui pada April 2017 di salah satu sekolah kedinasan yang berada di Ciseeng yang kini menjadi kekasihku. Terima Kasih telah memilihku untuk menjadi pasanganmu Terima kasih telah memberikan cukup ruang dan waktu Terima kasih karena selalu berusaha memberikan yang terbaik Terima kasih telah menerimaku beserta kekuranganku Terima kasih untuk selalu berproses bersamaku Terima kasih telah menyadarkanku bahwa hidup tidak se gelap yang aku pikirkan Sejak bertemu denganmu, setiap detik yang aku lalui adalah pelajaran. Pelajaran yang gaakan bisa didapat di sekolah atau kampus,  adalah pelajaran hidup. Sejak bertemu denganmu hidupku sangat besar mengalami perubahan, menjadi orang yang lebih baik dan sangat baik lagi. Kamu seperti pelangi dalam hidupku, yang mampu menghiasi dan mewarnai hidupku, kehadiranmu membuatku mampu untuk melukis hidupku sendiri menjadi lebih indah bertemu denganmu hanya rasa syukur yang selalu terucap, Allah baik, sangat baik, mengirim...

Jangan Lakukan Lagi

Jujur, melupakanmu adalah hal yang sulit. Mengapa? karena kau pernah mengisi hatiku walau hanya sesaat lalu pergi. Dengan kesaatanmu itu kau berhasil mengambil hatiku yang pilu. Tapi saat kau berhasil mengambil posisi itu engkau seolah pergi, seakan semuanya tidak pernah terjadi. Dengan lambannya kau pergi meninggalkanku, dan dengan lambannya pula kau berubah dalam diammu. Kau tidak lagi sama. Mungkin sudah saatnya aku harus melupakanmu, melupakan semua cerita yang pernah kau berikan kepadaku walau hanya sesaat. Maaf bila diri ini pernah membuatmu terlihat sibuk, dan maafkan aku bila telah mengambil sebagian hidupmu. Salahkah bila aku selalu merindukanmu dalam diamku. Salahkah bila aku selalu menyayangimu dalam kesendirianku. Salahkah?. Maafkanku yang tak bisa melupakanmu dengan begitu mudah.Yang aku ingin sekarang bisa bersamamu tapi itu mungkin hanya angan-anganku yang tidak akan pernah terwujudkan hingga kapanpun. Aku terlalu pengecut untuk mengungkapkan semua perasaan ini, janga...

Aku...

Aku, mungkin seperti bunga mawar. Yang memerlukan duri. Untuk melindungi dirinya. Yang terlihat sangat kuat. dibagian kelopaknya. Namun, Sangat rapuh ketika disentuh Dengan topeng didirinya. Agar terlihat sangat gagah dan menawan. Nyatanya, Hanya sesaat topeng itu bekerja. Dengan keindahan kelopaknya yg merekah. Mampu memghipnotis mata yang melihatnya. Lagi-lagi, Keindahan itu hanya sesaat. Ketika hari dimana dia harus ditakdirkan. Untuk dia menyerah dengan keadaan. Ya, keadaan yg membuatnya harus menjadi lusuh. menjadi layu. Bahkan mati. Takdir yg menunjukkan mawar yang sebenarnya. Takdir yang mampu berbicara Akan keindahan Yang selama ini digunakan. hanyalah topeng. Iyaa... Topeng...

Dia, kakak tingkat ku

Hei ka! Mengapa kau gelisah? Mengapa kau termenung? Raut wajahmu menggambarkan betapa lusuhnya dirimu, Balutan tanganmu seolah berbicara Akan hal berat yang sedang kau jalani Hei ka! Berhentilah sejenak dari sandiwara itu Berhentilah, untuk membuat dirimu lusuh Berhentilah ka, untuk membuat dirimu sakit Ku mohon berhentilah, untuk membuat wajah manismu menjadi kusam Hei ka! Semua org selalu berkata Bahwa dirimu hebat Dirimu lah panutan mereka Mereka pun berkata Dirimu adalah pemimpin mereka Hei ka! Cakrawala mana yang mampu berdusta Kalau nyatanya kau memang mengesankan Dengan sikap arif nan bijak mu itu kak Percayalah ka, rona wajahmu jauh  membuatku terkesan ketimbang cahaya canopus Hei ka! Meski kau sesibuk presiden Yakinilah,  bahwa yang mengagumimu dengan tulus akan selalu setia menunggunu Hei ka! Teruslah semangat! Jangan pernah menyerah! Jangan membuat orang yang kau sayangi menjadi kecewa! Semoga dirimu sukses selalu.

Si bintang hati

Langit malam ini sangat indah Seindah gemerlap bintang yang terus bersinar  Tapi tak seindah hati ini  Yang terus berbunga saat terbayang senyummu Namun tanpa kita sadari  Terkadang bintang itu meredup Yang seolah menarik dirinya Dari keindahan malam yang berkilau Sinarmu yang sangat memukau Yang membuatku terbayang-bayang Akan satu senyuman  Yang takkan pernah kulupa Senyuman yang mampu menghipnotisku Dikala letihku menghampiri Dikala aku tersungkur dengan perhelatan Dikala kehilangan penyemangat Dikala aku merindukan sosokmu  Senyum itu datang menghampiri Bersama kemilaunya pelita malam Yang berubah Menjadi penyemangat baru Namun semu Tak pernah kuhiraukan Jikalau aku harus tersakiti Karena senyuman itu  Dan karenanya lah aku bahagia Bintang pun tak pernah takut Akan kegelapan yg sangat kelam Karena bintang tak sendiri Ada langit yang setia menemaninya Begitu juga dengan senyummu ...

Artikel yang mengenai Pendidikan dan Kewarganegaraan

POLITIK DAN STRATEGI NASIONAL        Politik dan Strategi nasional merupakan satu-kasatuan yang tidak dapat dipisahkan. Politik yang dikatakan sebagai upaya proses menentukan tujuan dan cara memujudkannya berhubungan langsung dengan strategi yang merupakan kerangka rencana untuk mencapai tujuan yang diinginkan.           Dalam hal ini politik dan strategi nasional merupakan sesuatu yang berhubungan erat dengan cara-cara untuk mencapai tujuan nasional.        Politik nasional pada hakikatnya merupakan kebijakan nasional. Hal ini dikarenakan, politik nasional merupakan landasan serta arah bagi konsep strategi nasional dan strategi nasional merupakan pelaksanaan  dari kebijakan nasional. Dalam penyusunan politik nasional hal-hal yang perlu diperhatikan secara garis besar adalah kebutuhan pokok nasional yang meliputi masalah kesejahteraan umum dan masalah keamanan dan pertahanan negara. A. Pengertian Politik d...

Masyarakat Perkotaan dan Masyarakat Pedesaan

Dampak Positif dan Negatif Masyarakat Pedesaan dan Perkotaan Dampak Positif Dalam hal ini desalah yang menempati peringkat paling atas dalam kepemilikannya untuk hal yang positif. Diantaranya adalah kebersamaan yang kental diikuti dengan gotong-royong, kepedulian antara tetangga, kerja keras mereka dalam mendapatkan penghidupan, kehidupan sehari-hari mereka yang tenang dan saling menghormati antara sesame. Kadangkala ada yang menyatakan bahwa masyarakat desa lebih malas dibanding masyarakat kota yang terus bekerja keras demi mendapat makan, hal tersebut salah karena sebenarnya masyarakat kotalah yang malas dalam melakukan sesuatu mereka bekerja keras dengan pikiran mereka sehingga tampak lelah dari luar namun kerja keras mereka hanya membuat keterpurukan pikiran mereka dalam bersosialisasi yang selalu menginginkan gampangnya saja sedangkan masyarakat desa setiap waktu selalu bekerja keras dengan tenaga dan pikiran mereka serta belajar bersabar dengan hidup, seperti contoh dala...