Selasa Yang Berat
Sore kala itu, saat aku memandang langit, dunia, dan seisinya semua terasa baik-baik saja, ditemani dengan sang mentari yang seolah sedang bergembira yang dengan hangat memancarkan sinarnya Namun, semua itu berubah begitu cepat, saat aku mendapati kabar bahwa kehadiranmu sudah usai sampai disini kepergianmu yang dengan tiba-tiba itu membuatku tersungkur lemas dan tak berdaya Tidak sempat aku menyeka air mataku yang dengan hebatnya terjatuh tiada henti dari setiap sudut mataku bagaimana tidak, seseorang yang sudah seperti kembaranku harus mengakhiri perjalanannya di dunia ini dengan cepat dan tak terkirakan Saat itu, langit terasa mendung dan mentari meredup seraya mengucapkan bela sungkawa atas kepergianmu burung-burung yang juga berhenti berkicau dan waktu yang seolah terhenti sejenak seperti membawaku pada dunia yang lain yaitu dunia mimpi sangat seperti mimpi Dengan tubuhku yang tersungkur lemas dan tak berdaya diiringi isak tangis yang kian tak berhenti dan s...